Jumat, 21 Oktober 2016

BKD dan Pencairan SERDOS 2016, Download, download juga Aplikasi BKD-2016

 

Senin, 26 September 2016

Pemberkasan Portofolio Peserta Sertifikasi Dosen Tahun 2016; download

 

Kamis, 15 September 2016

Workshop Deskripsi Diri 2016 [20 s/d 21 September 2016]; Download

 

Jumat, 02 Desember 2016

Undangan Seminar Evaluasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Wilayah Jawa Timur dan Sekitarnya, download

 

Kamis, 24 November 2016

Temu Ilmiah Jaringan Peneliti Dosen PTKIS, Downlaod

 

Sabtu, 29 Oktober 2016

Workshop Jurnal STAIM Tulungagung, [31 Oktober 2016], Undangan

 

Jumat, 11 November 2016

Sarasehan EMIS Cluster SUSI-NTT, [14 Nov 2016], download

 

Jumat, 11 November 2016

Sarasehan EMIS Tapalkuda-Bali [13 Nov 2016], download

 

Senin, 29 Agustus 2016

JUKNIS BEASISWA KELEMBAGAAN MAHASISWA 2016, Download

 

Cluster Tapalkuda dan Bali gelar pertemuan sebagai target Seratus Persen Pelaporan Emis selesai

emis-tapalkudaLumajang (3/2) - Forum Operator Emis Cluster Tapal Kuda dan Bali kembali menggelar pertemuan kedua kalinya di Pondok Asri Sukodono Lumajang, dimana sebelumnya telah diadakan pertemuan khusus Pengurus Cluster Tapakuda-Bali dan Kowil . Kegiatan ini dalam rangka merampungkan pelaporan semester genap 2015/2016 tepat waktu sebelum dateline akhir.

            Ada 33 operator Emis se-Tapal Kuda dan Bali yang terhimpun dalam Forum Cluster Tapal Kuda dan Bali dan Perwakilan dari Kopertais wilayah IV yang ikut kegiatan ini. “Alhamdulillah dari 33 PTKIS yang diundang dalam pertemuan ini, ada 29 operator yang hadir dari delegasi 24 PTKIS. Kita butuh kekompakan dalam pelaporan EMIS maupun PDDIKTI dan jangan terbiasa melaporkan menunggu dateline akhir” tutur Ketua Cluster Nurhafid Ishari.

            Seluruh operator yang hadir tampak semangat mengikuti pelatihan pelaporan Emis dan semua yang hadir saling kerjasama sampai bisa menginput 100% laporan wajib Emis genap 2015/2016. Hal ini sangat wajar, sebab mereka harus mensukseskan pelaporan yang sudah dideadline dari pusat pelaporan sampai tanggal 5 Maret 2016.

Begitu bersemangatnya para peserta mengikuti pelatihan tidak terlepas dari motivasi yang disampaikan pihak Kopertais Wilayah IV bagian Emis, Mohammad Kholil. Dalam sambutannya, dia menegaskan bahwa jika pun nanti dirinya sudah tidak di Kopertais IV lagi, diharapkan Forum Cluster harus tetap dipertahankan.

“Sering-sering mengadakan pertemuan cluster. Yang tidak kalah pentingnya lagi adalah seluruh PTKIS diharapkan untuk bersaing dan berlomba-lomba. Namun, tidak boleh saling menenggelamkan. PTKIS yang sudah besar harus bisa membangkitkan perguruan tinggi yang masih dalam proses pengembangan,” tutur Koordinator Emis Kopertais IV Surabaya itu.

            Melalui pelatihan tersebut, operator diwajibkan membawa file excel laporan Emis semester genap 2015/2016. Diharapkan disaat pertemuan, seluruh operator Emis dapat merampungkan pelaporan dengan didampingi oleh Muhammad Irhamni, praktik pelaporan Emis bisa terlaksana dengan maksimal.

Menurut Wisri, operator Emis IAI Ibrahimy Situbondo, pentingnya pertemuan Forum Operator Emis Cluster Tapal Kuda dan Bali sangat bermanfaat. “Kita sangat berharap kegiatan ini diselenggarakan secara rutin di setiap periode pelaporan dan akan berdampak positif bagi semua PTKIS wilayah Tapalkuda dan Bali,” katanya.

Sementara itu, PTKIS yang tidak mendelegasi operator Emisnya, mendapatkan catatan khusus. Salah satu catatannya adalah pelayanan di Kopertais IV akan dinomorduakan sampai ada perubahan sikap. PTKIS yang tidak mengirimkan operator Emisnya ada 9 diantaranya FAI Yudharta Pasuruan, FAI Unmuh Jember, FAI Unibo, STIT Jembrana, STAI Istiqlal Buleleng Bali, STAI Al-Yasini Pasuruan, STIS Miftahul Ulum Lumajang, STIT Jembrana, dan STAI Denpasar Bali. (abdy)

Peserta Bimtek Metodologi Penelitian Semakin Gereget

bimtekDalam waktu tiga minggu, setelah agenda pertemuan follow up yang pertama (11/2), para pegiat penelitian kembali bertemu untuk pendalaman bimbingan teknis metodologi penelitian lanjutan, Selasa, 1 Maret 2016. Kegiatan yang digagas oleh alumni workshop metodologi penelitian 2015 ini difasilitasa oleh Kopertais Wilayah IV dengan pendamping Dr. Abdul Muhid, M.Si.

Kegiatan yang bertempat di Aula Kopertais Wilayah IV ini tampak semakin gereget, dengan diikuti 50 peserta dari berbagai PTKIS di lingkup Kopertais Wilayah IV, termasuk peserta baru yang belum mengikuti workshop metodologi penelitian tahun 2015. Sebagaimana disepakati pada pertemuan sebelumnya, Follow Up Metodologi Penelitian Lanjutan ini mengagendakan untuk mengkaji dan mereview berbagai usulan penelitian yang sudah disusun oleh peserta dalam bentuk concept note penelitian.

Pada kesempatan ini, Muhammad Nuril Huda, M.Pd selau Sekretaris Kopertais Wilayah IV, memberikan arahan tentang berbagai kebijakan penelitian dan pengabdian masyarakat serta peluang yang bisa dimanfaatkan oleh dosen PTKIS. "Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (Diktis) telah mengalokasikan untuk dosen PTKIS dengan nomenklatur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Pemula sebanyak 190 judul penelitian dan 80 judul pengabdian. Khusus untuk dosen PTKIS Kopertais Wilayah IV, tersedia kuota yang cukup banyak, yaitu 47 judul penelitian, dan 20 judul pengabdian." Ungkap Muhammad Nuril Huda, M.Pd dalam sambutan tersebut.

Pada sessi selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan review hasil concept note penelitian yang sudah disusun dan direview bersama-sama. Mereka secara bergantian mempresentasikan usulan penelitiannya dan diberikan masukan oleh para peserta workshop dan fasilitator, sehingga usulan yang telah dirancang dapat disempurnakan lagi. Hasil kegiatan ini dirasakan sangat bermanfaat dan disepakati untuk ditindaklanjuti untuk menggagas penelitian kolaboratif antar PTKIS

Follow Up Metodologi Penelitian, Perkuat New Insight

metodologi penelitianPada hari Kamis (11/2) digelar bimbingan teknik (bimtek) dan pelatihan metodologi penelitian di Auditorium Kopertais Wilayah IV Surabaya. Kegiatan yang diikuti 35 peserta dari berbagai PTKIS ini merupakan kelanjutan dari workshop metodologi penelitian yang telah dilaksanakan tahun 2015.

Kegiatan yang diinisiasi oleh para alumni workshop tersebut merupakan salah satu upaya untuk menjawab kegelisahan tentang kualitas mutu penelitian yang masih perlu ditingkatkan. Dalam bimtek dan pelatihan lanjutan ini, para peserta secara bergantian mempresentasikan rancangan penelitiannya melalui table linkage, dan memberikan masukan yang membangun sehingga rancangan penelitian yang akan dilaksanakan semakin sempurna. Didampingi Dr. Abdul Muhid, M.Si, selaku fasilitator dan Muhammad Nuril Huda, M.Pd selau Sekretaris Kopertais Wilayah IV, acara ini baru berakhir sampai dengan pukul 16.00 sore.

Selama berlangsungnya acara ini, tercermin dari peserta bahwa tema-tema yang diusung oleh peserta sudah memiliki daya tarik dan mengandung crucial issues yang layak untuk diteliti. Namun kelemahan pada segi new insight dalam melihat persoalan yang diteliti masih perlu untuk dikembangkan lebih lanjut. Menurut Dr. Muhid, selaku fasilitator, masih lemahnya new insight ini karena para dosen PTKIS masih perlu lebih banyak untuk mengasah problem sensingsehingga tidak bisa membuatproblem posing secara tepat dan dampaknya kepada “penggunaan” metodologi penelitian yang “salah” terapan. Imbasnya adalah para pengusul penelitian masih kurang “jitu” dalam melihat problem yang ditawarkan.

Dari evaluasi ini, maka para peserta sepakat untuk menindaklanjuti kegiatan dalam kegiatan pendalaman metodologi penelitian, sehingga peserta akan dapat lebih memahami berbagai teori-teori sosial sebagai “alat bantu” dalam mengungkap masalah menjadi lebih tepat [afr].

Halaman 1 dari 23

Joomla templates by Joomlashine